Skip to main content

Kopi Gayo di Klaten Jawa Tengah Indonesia

Kopi merupakan salah satu tanaman perkebunan yang menjadi produk ekspor unggulan dari Indonesia. Salah satu jenis kopi yang menjadi produk unggulan tersebut yaitu kopi arabika (coffea arabica). Komoditi perkebunan kopi ini menjadi komoditi utama dan unggulan di daerah-daerah yang berada di dataran tinggi seperti Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Saat ini luas di daerah tersebut sudah mencapai lebih dari 100 ribu hektar, yang mampu memproduksi mencapai 200 ribu ton per tahun.

Kopi arabika asal daerah ini kemudian lebih kita kenal dengan nama sesuai dengan identitas geografis yaitu Kopi Gayo (Gayo Mountain Coffee). Saat ini Kopi Gayo sudah dikenal dan mampu bersaing dengan kopi arabika dari negara lain seperti Afrika, Vietnam, Thailand, Amerika Latin (Brazil) di pasar internasional.

Dengan semakin terkenalnya kopi gayo, komoditi perkebunan ini menjadi penopang utama di daerah dengan topografi pegunungan yang sejuk, sehingga PDRB ( Produk Domestik Regional Brutto) di daerah Gayo menjadi terbesar, dan sudah terkenal oleh konsumen dari luar negeri baik di daratan Eropa, Amerika maupun Asia.

Jual Roast Bean Robusta Gayo Di Klaten Jawa Tengah

 

Kopi Organik Gayo

Kopi Organik merupakan kopi yang diproduksi dengan menganut pada sistem pertanian yang berkelanjutan. Budidaya organik sangat memperhatikan aspek-aspek pelestarian sumberdaya alam, seperti keamanan lingkungan dari senyawa senyawa pencemar, dan keamanan hasil panen bagi kesehatan serta nilai gizinya sangat diperhatikan bagi manusia, selain itu tentu saja yang menjadi perhatian utama dari budidaya kopi organik ini juga memperhatikan aspek sosial ekonomi.

Yang menjadi syarat atau aspek yang perlu diperhatikan dalam memproduksi kopi organik ini yaitu diantaranya:

  • Kondisi sumberdaya lahan yang tingkat kesuburan tanahnya tinggi,
  • Curah hujan yang cukup,
  • Daya dukung lingkungannya sangat tinggi.

Jadi tidak seperti anggapan masyarakat selama ini bahwa kopi organik adalah budidaya kopi tanpa pestisida, pupuk buatan, dan tanpa pemeliharaan sama sekali.

Pengelolaan tanah dan pengendalian organisme memiliki arti penting dalam produksi kopi organik gayo yaitu dalam pengelolaan tanah meliputi penyediaan bahan organik yang cukup di dalam tanah dan memanfaatkan mikrobia seperti jamur mikoriza seperti Tricodherma, hal ini mengingat penanaman kopi arabika umumnya berada di daerah dataran tinggi dengan topografi bergunung dan berbukit, sehingga pengendalian erosi dengan terasering wajib dilakukan.

Begitu juga dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman kopi yaitu dengan cara mempergunakan sistem pengendalian terpadu dengan mengutamakan pengendalian secara hayati. jamur Beauveria bassiana dapat dipergunakan untuk mengendalikan hama bubuk buah kopi, dan jamur Trichoderma sp. untuk pengendalian jamur akar kopi. Selain itu ekstrak daun mimba (Azadirachta indica) dapat dimanfaatkan sebagai pestisida botani.

Penanganan pasca panen kopi organik memerlukan kecermatan agar sesuai dengan ketentuan standar mutu biji kopi. Yang menjadi perhatian penting untuk menghasilkan kopi organik adalah adanya saling me-nguntungkan antara produsen/petani, pengolah (prosesor), dan pedagang (eksportir).

Pasar Kopi baru yaitu specialty coffee merupakan peluang yang harus diraih, dan kopi organik termasuk di dalamnya. Kemudian menurut data AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia), Kopi Organik yang sudah diekspor yaitu berasal dari provinsi Aceh (khusus Dataran Tinggi Gayo). Hal ini membuat kopi organik yang dihasilkan petani Gayo semakin dikenal di Dunia dan tentu saja harganya akan tetap tinggi di pasaran dunia dan harapan kita dapat meningkatkan kesejahteraan petani kopi di Dataran Tinggi Gayo.

Jual Kopi Asa Robusta Asalan Green Bean Gayo Di Klaten

 

Keunggulan Kopi Gayo

Pengakuan dari keunggulan Kopi arabika yang berasal dari dataran tinggi Gayo ini sudah tidak diragukan lagi diantaranya:

  1. Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Gayo pada tanggal 27 Mei 2010
  2. Peserta Even Lelang Spesial Kopi Indonesia di Bali pada tanggal 10 Oktober 2010
  3. Kopi organic terbaik di dunia (cupping score)
  4. Pengakuan Kopi arabika Gayo Terbaik dari Specialty Coffee Assosiation of Eorope (SCAE) / Asosiasi Kopi Special 
  5. Pengakuan dari Royal Coffee, brand kopi dunia asal Amerika Serikat tahun 2015.
  6. Pengakuan dari Specialty Coffee Association of America (SCAA)

Pengelolaan budidaya kopi arabika Gayo dengan menggunakan Pola pertanian organik inilah yang kemudian membawa kopi Gayo menjadi kopi termahal di dunia, bahkan jauh di atas harga di pasar lelang kopi dunia di New York.

Berikut testimoni dari Ketua SCAE Collin Smith setelah mendatangi perkebunan kopi arabika gayo: “Saya sudah 15 tahun membeli dan mengkonsumsi kopi asal pulau Sumatera, khususnya dari dataran tinggi Gayo, aroma dan rasa kopi Gayo ini memang spesifik dan tidak dimiliki oleh kopi dari negara manapun, karena kopi ini benar-benar organik mulai dari proses budidayanya sampai dengan pengolahannya, kami telah membuktikannya sendiri dengan mengunjungi kebun-kebun kopi, proses pengolahan pasca panen sampai ke pabrik pengolahan kopi disini.”

Berikut beberapa alasan Kopi Gayo lebih unggul :

  • Varietas yang ditanam petani kita menghasilkan kopi berkualitas terbaik. Saat ini petani kopi di dataran tinggi Gayo, mayoritas menanam kopi varietas Gayo 1 (G-1) dan Gayo 2 (G-2) dan P-88, ketiga varietas tersebut telah dilepas oleh Kementerian pertanian sebagai varietas unggul kopi di Indonesia
  • Iklim dan jenis tanah di wilayah-wilayah tersebut. Kondisi tanah berbukit pada ketinggian rata-rata diatas 1000 mdpl, sangat mendukung produksi kopi bercitarasa mantap dan khas
  • Cara pengolahan basah (wet hulling). Dilakukan petani kita sangat unik yang menciptakan citarasa  kopi terbaik.
  • Praktek pertanian sistem pertanian organik. Dilakukan umumnya sesuai dengan tuntutan konsumen.

Sebagian besar petani kopi didaerah ini memang masih mempertahankan pola pertanian konvensional, dan dari segi produktivitasnya kopi ini masih tergolong rendah.

Akan tetapi dengan cara konvesinal tersebut, justru menjadikan kopi Gayo unggul dalam pemasaran dan harganya karena kualitas, aroma dan rasanya yang spesifik berkat pola usaha tani yang terus mempertahankan keorganikan kopi ini.

Jual Wine Kopi Di Klaten Jawa Tengah

 

Harga Kopi gayo

Melalui sistem budidaya kopi gayo yang masih fokus dengan pola budidaya konvensional, kita patut bangga, bahwa harga kopi yang dihasilkan oleh masyarakat di Dataran Tinggi Gayo selalu berada di atas rata-rata daripada harga di daerah lain maupun harga pasar di dunia. Hal ini dikarenakan Kopi Gayo yang sudah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang sudah diakui oleh berbagai lembaga kopi dunia baik di Eropa maupun Amerika.

Menurut salah satu Ketua Eksportir kopi Gayo gambaran harga kopi Gayo sebagai berikut,

  1. Harga kopi gabah (biji kopi kering yang masih terikat cangkangnya) di tingkat petani Rp. 45.000,- s.d Rp. 50.000,- / kg,
  2. Harga biji kopi siap olah (green bean coffee) di tingkat pedagang pengepul Rp. 90.000,- s.d Rp. 100.000,- / kg.

Dengan keunggulan yang dimiliki kopi Gayo, kopi Gayo bisa menentukan harga sendiri tanpa mengacu kepada harga pasar dunia, karena spesifikasi kopi Gayo yang khas dengan kualitas premium, membuat buyer berani membeli dengan harga tinggi. Di pasar dalam negeri, tren menggembirakan juga mulai ‘menaungi’ kopi arabika Gayo ini.

Kopi Gayo penopang perekonomian masyarakat Gayo

Peningkatan produktivitas kopi yang dicapai petani kopi Gayo saat ini memang belum optimal dan masil dapat ditingkatkan terus, meskipun begitu harga kopi Gayo terus mengalami peningkatan daan stabil terus, hal ini  membuat kondisi perekonomian dan kesejahteraan para petani kopi Gayo terlihat relative tinggi.

Jika kita datang ke daerah Gayo, tempat tinggal para penduduk semua berada di tengah rerimbunan kebun kopi, dan tentu saja rumahnya bagus dan berukuran besar. Kendaran baik beroda dua dan empat hampir dimiliki semua penduduk di Gayo, bahkan dalam satu kepala keluarga bisa memiliki kendaraan sampai beberapa unit.

Selain fasilitas kendaraan para petani juga berhasil memberikan fasiltas pendidikan yang cukup baik bagi putra putri mereka, jarang sekali kita lihat petani kopi yang anak-anaknya tidak kuliah, tentu saja dari hasil kebun kopi.

Dengan eksistensi kopi Gayo yang terus terjaga, para penduduk dapat mampu menyangga perekonomian mereka dengan baik. Hidup perekonomian daerah Gayo, juga sangat bergantung pada komoditi ini, sehingga nyaris tidak pernah ada gejolak ekonomi yang signifikan di daerah ini. Dataran Tinggi Gayo nyaris tidak merasakan adanya konflik berkepanjangan. Semua berkat eksistensi kopi Gayo yang selama ini mampu menyangga perekonomian masyarakat.

Dengan terjaganya perekonomian masyarakat, dan semakin berkembangnya produksi kopi mereka tentu saja ini akan semakin banyak pengusaha-pengusaha yang membuka banyak lapangan pekerjaan dan menyerap relatif banyak tenaga kerja setempat, tenaga kerja ini terutama terserap pada  kegiatan panen dan pasca panen.

Dengan dukungan iklim yang sesuai maka kopi arabika kita dapat dipanen sepanjang tahun, meskipun dengan berbagai variasi fluktuasi produksi.

Pengembangan kopi arabika berkontribusi positif bagi perekonomian wilayah dataran tinggi Gayo. Artinya, pengangguran musiman (seasonal unemployment) yang kerap terjadi di sektor tanaman semusim, semakin berkurang dengan adanya komoditas kopi arabika ini. Dengan dua indikator saja (pendapatan dan penyerapan tenaga kerja), dapat dipastikan bahwa  ini menjadi salah satu rencana strategis pemerintah setempat.

Dan ketika kopi Gayo kemudian mulai dikenal di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya sudah dikenal oleh penikmat kopi dunia, itu berarti perekonomian masyarakat Gayo yang selama ini bergantung pada komoditi ’emas hitam’ ini, akan terus ‘tegak’ berdiri ditengah gelombang krisis yang melanda di semua sector.

Tugas pokok yang wajib terus dijalankan yaitu terus mempertahankan pola pertanian organiknya. Yang kemudian menjadi ‘pekerjaan rumah‘ bagi para pihak yang terkait dengan pengembangan kopi Gayo ini adalah bagaimana kualitas kopi arabika Gayo ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan produktivitasnya.

Munculnya daerah-daerah penghasil kopi arabika  baru dengan kulaitas yang juga semakin membaik seperti Jawa Barat (Kopi Green Preanger), Jawa Timur (Kopi Ijen), Sulawesi Selatan (Kopi Toraja), Sumatera Utara (Kopi Gunung Lintong dan Mandhailing Coffee) bahkan Papua, juga menjadi tantangan baru bagi para petani kopi di dataran tinggi Gayo.

Hanya dengan mempertahankan kualitas, aroma dan rasa serta meningkatkan produktivitas, kopi Gayo akan mampu bertahan dalam persaingan pasar global. Menjadi tugas para penyuluh pertanian dan pemangku kebijakan di daerah ini untuk terus menjaga dan mempertahankan ‘marwah‘ kopi Gayo yang sudah mendunia ini.

Jual Kopi Asa Sachet Gayo Di Klaten Jawa Tengah

 

Peluang Kopi Gayo

Sekarang ini di kota-kota besar di Indonesia semakin banyak muncul kafe-kafe dan coffee shop yang mulai tertarik untuk menyajikan kopi Gayo, menjadi peluang pasar yang sangat prospektif. Generasi milenial sekarang ini lebih suka untuk Kolaborasi, Kerjasama, Sinergi di coffe shop maupun di kafe-kafe sambil menikmati kopi, ini tentu saja menjadi peluang yang sangat bagus. Bagitu juga upaya meperkenalkan dan mempromosikan kopi Gayo melalui berbagai media, juga membuat banyak penikmat dan pecinta kopi arabika mulai ‘melirik’ kopi Gayo, sehingga harga kopi dari daerah pegunungan berhawa sejuk ini terus ‘leading‘.

Berdasarkan riset pasar di pasar dalam negeri, khususnya kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Yoyakarta, Medan, Batam dan lain-lainya, green bean kopi arabika gayo dengan kualitas premium (specialty coffee) kini mampu menembus harga 250 sampai 400 ribu rupiah per kilogramnya, bahkan menurut pengakuan suplier kopi Gayo antar pulau, di beberapa kota besar, harga kopi Gayo sudah hampir menembus 800 ribu rupiah per kilogramnya untuk jenis kopi spesialty seperti Pea Berry (Kopi tunggal), Long Berry dan Kopi Luwak.

 

Untuk mendapatkan Kopi Gayo Asli dari Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah di Klaten Jawa Tengah dan sekitarnya Kami siap menyediakan All Varian Kopi Gayo mulai dari Robusta Gayo, Arabika Gayo gold dan Specialty, Longberry Gayo, PeaBerry Gayo, Luwak Liar Gayo, Natural Gayo, Wine Gayo yang menjadi komoditi unggulan yang berasal dari Dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah, Indonesia Anda bisa menghubungi Kami.

Kontak Kami Idkreasi

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *